27
Jul
08

Manfaatkan Energi Bunga untuk Kesehatan

Bunga memiliki kekuatan positif untuk kesehatan. Tak heran, banyak orang suka mandi memakai air rendamannya. Tom Suhalim, pakar aura, punya cara mengurangi gangguan penyakit dengan memanfaatkan kekuatan energi bunga.

Amalia bulan Desember 1998 mengalami stres berat saat mempersiapkan perkawinan anaknya. Kepalanya selalu pusing, tidur pun tak nyenyak. Terlebih saat itu Jakarta usai dilanda huru-hara peristiwa Trisakti 1998.

Amalia pergi ke dokter, dan diberi obat penenang. Harapannya, pusingnya hilang dan tidur lebih tenang. Masalahnya, Amelia tak bisa bangun pagi karena obat penenang itu, padahal  ia harus pergi ke kantor. Beruntung, setelah tiga hari minum pil energi bunga lotus dan pink camella yang ia peroleh dari Tom Suhalim, terapis energi bunga dan fengshui, gangguan yang menderanya bisa teratasi.

Manfaat energi bunga juga dirasakan Rojak. Februari silam kantornya mengadakan aksi donor darah. la berminat menyumbangkan darahnya. Sungguh sayang, niat baiknya itu ditolak. Tekanan darahnya terlaiu rendah karena ia baru saja jaga malam.

Rojak mencoba mengasup pil energi bunga lotus dan poppy. Beberapa saat kemudian,ia melakukan pengukuran tekanan darah lagi. Hasilnya, tensi darahnya normal dan ia diperbolehkan donor darah.

Bukan Terapi Aroma

Menurut Tom Suhalim, praktisi Aura yang berpraktik di Klinik GHS, terapi energi bunga bukanlah terapi aroma. Proses permbuatan dan penggunaan terapi energi bunga (flower energy/essence therapy) berbeda dengan terapi aroma. Terapi aroma menggunakan minyak yang disuling dari bunga-bungaan untuk dijadikan massage oil atau pengharum ruangan, sedangkan    terapi energi bunga mengguanakan energi yang diambil dari bunga-bungaan.

Terapi energi bunga sudah dimanfaatkan sejak tahun 1930 ketika Edward Bach, seorang dokter dari Inggris, menemukan korelasi positif antara bunga dan manusia. Bach menulis buku berjudul Heal Thyself, yang memuat teori penggunaan energi bunga untuk menanggulangi kesehatan manusia. Dalam bukunya, Bach mengurai 38 jenis bunga yang dapat menyembuhkan bermacam penyakit.

Bagaimana cara memperoleh energi bunga? Kata Tom, energi bunga diambil pada saat bunga berkembang secara ortimum (full blossom). Bunga tersebut lalu ditaruh di gelas kristal berisi air bersih dan disinari matahari selama beberapa waktu.

Sinar matahari akan melepaskan energi bunga ke dalam air di gelas. Bunga yang telah layu dipindahkan dan gelas kristal yang sudah mengandung energi bunga. Air inilah yang dipakai sebagai master energi bunga.

Dr. Richard Gerber dalam bukunya, Exploring Vibrational Medicine, menyatakan flower essence could cure and improve not only physical but also emotional, mental and spiritual of human’s health. Maksudnya, energi bunga dapat merryembuhkan dan meningkatkan kondisi kesehatan manusia secara utuh, baik fisikal, emosional, mental, bahkan spiritual.

Pada tahun 1996, Prof. Dame Diana Mossop dari Inggris, menyatakan bahwa setiap organ manusia memiliki vibrasi tertentu. Bila ada ketidakharmonisan pada organ tertentu, akan timbul penyakit.

Selama 20 tahun Prof. Dame melakukan riset guna memperdalam temuan Bach. Dengan diagnosis EAV (Elecfro Accu-point Value) pada titik-titik meridian tubuh, diketahui bahwa energi bunga tertentu memilki efek positif terhadap medan energi pada titik meridian di tubuh manusia.

Prinsip Yin-Yang

Dalam teori keseimbangan yin-yang pada pengobatan tradisionai Cina, Tom mencontohkan, bunga mawar putih energinya digolongkan ke dalam yin (esensi vital), Energi bunga itu cocok dimanfaatkan untuk pertumbuhan, antiPenuaan dini, dan menetralkan efek negatit dari pemberian serum.

Contoh lain, bunga lotus digolongkan ke dalam yang (energi Vital). Getaran energi bunga lotus sangat kuat. Energi bunga ini cocok untuk orang yang sedang mengalami syok berat, juga untuk menyeimbangkan kondisi yang labil.

“Dalam teori keseimbangan yin-yang, baik mawar putih maupun lotus, energinya masuk ke dalam meridian ren dan tu,” tutur Tom.

Dalam tradisi masyarakat Cina, ada ritual mandi bunga rumput (dandelion). Bunga ini ditaruh di dalam wadah berisi air. Setelah di diamkan beberapa saat, bunga rumput digosok-gosokkan ke sekujur tubuh. Dandelion bermanfaat untuk meredam gejolak emosi. Dalam teori TCM, bunga rumput masuk ke dalam meridian hati.

Terapi energi bunga dapat dipakai sebagai terapi utama atau komplementer (digunakan bersamaan dengan terapi lain). Setiap bunga memiliki vibrasi khusus yang dapat dimanfaatkan untuk menyeimbangkan organ di tubuh manusia. Penggunaan untuk masalah fisik dilakukan 3-6 kali, sedangkan nonfisik 13 kali dalam sehari.

Pada Oktober 1998, Tom didatangi pasien berusia 1,5 tahun, yang memiliki kelainan jantung. Oleh dokter, pasien tersebut diharuskan operasi.

“jari-jari tangannya membiru. Bila menangis tubuhnya lebih membiru. Sampai sekarang, saya kasih energi bunga lotus, mawar putih, dan chickweed. Penggunaan energi bunga tadi membuat anak itu lebih kuat fisiknya. Warna biru di jari-jarinya pun menghilang,”ungkapnya.

Tom juga kedatangan seorang pasien yang mencoba program detoksifikasi dengan energi bunga dandelion, poppy, dan red chrysanthemum. Setelah 3 hari, pasien tersebut melakukan energy healing.

“Pasien itu tertawa tanpa dapat ditahan selama beberapa waktu. Dari hasil konsultasi,ia terkena vibrasi red chrysanthemum yang berkaitan dengan kepasrahan dan ketakutan terhadap kehidupan,”katanya.

Aura Kit

Saat berpraktik, Tom meminta pasien untuk mengarahkan telapak tangannya di atas sebuah kotak berisi botol-botol kecil, yang dinamakan aura kit. Alat itu memang untuk merasakan ada tidaknya getaran pada telapak tangan pasien.

Aura Kit ala Tom terbuat dari kotak plastik berukuran 25×15 cm. Kotak itu berisi botol-botol yang lebih kecil dari botol cairan suntik. Bedanya, botol-botol itu berisi serbuk sari bunga dari bunga-bungaan yang mengandung khasiat.

Bila pasien merasakan tangannya tersedot di atas sebuah permukaan botol, diduga kuat dia mengalami gangguan sesuai fungsi kerja sari bunga di dalam botol. Obatnya adalah serbuk yang ada di dalam botol yang menimbulkan getaran atau tarikan tadi.

“Contohnya, bila pasien merasakan tangannya bergerak di atas botol yang berisi serbuk bunga anggrek, berarti dia sering mengalami gangguan di sekitar telinga. Serbuk bunga yang ada di botol itu bisa membantu meringankan atau bahkan menyembuhkan penyakit,”katanya.

Dari pengalaman, waktu penyembuhan untuk masalah fisik lebih cepat daripada nonfisik. Namun, bila gangguan fisik muncul akibat problem nonfisik, waktu penyembuhannya akan lebih lama lagi. Biasanya, setelah memanfaatkan terapi energi bunga, pasien akan mengalami perubahan sikap dan perilaku hidup.

Contoh Penggunaan Energi Bunga

Bunga mempunyai banyak khasiat tersembunyi, itu bila kita dapat memanfaatkannya dengan benar. Salah satu manfaat yang tersembunyi adalah energinya.

Pemanfaatan energi bunga, kata Tom Suhalim, pakar aura, sudah diteliti kebenarannya. Terbukti, setelah memanfaatkan energi bunga dalam bentuk pil (vibration flower essence) atau secara konvensional dengan cara mandi bunga, foto aura menunjukkan perubahan positif. Dari sisi mental, emosional, maupun spiritual, cakra lebih aktif, aura pun lebih terang dan kuat.

Memanfaatkan energi bunga yang benar adalah:
1. Masukkan bunga yang sedang mekar penuh yang memiliki energi positif, misalnya mawar, melati, kenanga, ke dalam wadah berisi air putih. Boleh juga ditambah dengan bunga lain yang berdasarkan penelitian telah diketahui memiliki energi positif yang besar, seperti anggrek ungu, mawar terutama mawar putih, lili, lotus. Pilih wadah terbuat dari kristal karena memiliki daya serap lebih tinggi, sehingga bisa meningkatkan kekuatan vibrasi.

2. Jemur di bawah sinar matahari minimal 3 jam. Lebih lama lebih baik. Sinar matahari membantu melepaskan energi bunga ke dalam air. Ketika bunga sudah layu, energinya sudah menyatu dengan air dan siap digunakan untuk mandi.

3. Proses menjemur bunga dalam air sebaiknya dilakukan sendiri. Usahakan orang lain tidak ikut membantu atau menyentuhnya. ini berkaitan dengan terjadinya proses pemindahan energi bunga.

4. Setelah dianggap sudah cukup waktunya, diamkan sejenak. Gunakan air bunga itu untuk mandi setelah dingin. Nikmati kesegarannya, serap energinya. Saat mandi, Anda boleh menyugesti diri sendiri, yakni untuk mendapatkan gairah yang lebih kuat dan positif.

Air bunga bisa diminum sebagai obat. Untuk mempertahankan energinya, pindahkan air itu ke dalam botol kedap cahaya dan jauhkan dari cahaya matahari langsung. Untuk mempertahankan energinya, kita bisa mencampur air itu dengan alkohol atau beberapa tetes brandy sebelum disimpan.

Cara sederhana ini, kata Tom, sering digunakan untuk tujuan rileksasi. Di kalangan tertentu cara ini digunakan untuk terapi gangguan kejiwaan, seperti depresi dan stres. Karena itu, secara tradisional, orang yang jiwanya terganggu biasanya dimandikan dengan air bunga. Air bunga ini pun bisa digunakan untuk memandikan orang yang telah berumur, tetapi belum juga menikah.

Sumber : senior


1 Response to “Manfaatkan Energi Bunga untuk Kesehatan”


  1. 1 akasia2li
    31 Juli 2008 pukul 12:43

    Pak, kalo boleh tau, apakah Bapak ada alamat atau no telepon kontak Bapak Tom Suhalim ini?
    terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


PENGUNJUNG KE-

  • 204,584 hits

Arsip

Juli 2008
S S R K J S M
    Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 10 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: