Archive for the 'BERITA' Category

01
Okt
09

Kerusakan Dubur Noordin M Top Akibat Penetrasi Benda Tumpul

AHLI forensik Universitas Indonesia Dr Mu’nim Idris, Rabu (30/9), mengatakan, dubur gembong teroris Noordin M Top mengalami kerusakan. Masyarakat pun bertanya-tanya mengenai penyebab rusaknya salah satu organ tubuh pentolan Al Jamaah Al Islamiyah tersebut.

noordin m top gambarKriminolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala, yang bersama Dr Mu’nim, sempat melihat mayat Noordin di RS Polri, mengatakan, penyebab rusak tersebut akibat masuknya benda tumpul. Disengajakah?

“Ada dugaan unsur kesengajaan. Kecil kemungkinan rusaknya karena penyakit atau bawaan lahir,” ujar Adrianus ketika dihubungi Kompas.com, Rabu kemarin.

Namun, Adrianus mengatakan, rusaknya organ pembuangan tersebut masih sebatas dugaan. Akademisi tersebut memaparkan, baik dirinya maupun Dr Mu’nim tidak dapat melihat rusaknya organ tersebut dengan jelas. Pasalnya, mayat suami Siti Rahmah, Munfiatun, dan Arina Rahmah, telah membeku. Lanjutkan membaca ‘Kerusakan Dubur Noordin M Top Akibat Penetrasi Benda Tumpul’

Iklan
01
Okt
09

Mitos Kecerdasan Manusia

SEORANG bocah bernama Ravi dan rekannya beradu tatap, kemudian menuliskan kode di atas kertas putih dan menyerahkan kepada pria di pinggir panggung. Pria itu menggeser bidak catur di papan besar sesuai langkah yang diinginkan bocah belasan tahun tersebut. Ravi dan rekannya tidak bisa melihat papan bidak itu.

SUSUNAN KECERDASAN PADA OTAK MANUSIASUSUNAN KECERDASAN PADA OTAK MANUSIAMereka bermain dengan pikiran, membayangkan, mengingat langkah sebelumnya, memperkirakan langkah lawan, sekaligus memikirkan langkah bidak sendiri guna mengunci lawan. Permainan sebagai pembuka acara diskusi ”Optimalisasi Otak untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia” yang diselenggarakan PfizerPressCircle itu selesai setelah 12 langkah.

Permainan ”catur buta” itu bagi Ravi, yang master catur pada usia belia, tidaklah terlampau sulit. Aksi bocah itu sekaligus menggambarkan betapa menakjubkannya kerja otak. Lanjutkan membaca ‘Mitos Kecerdasan Manusia’

30
Sep
09

UU Tipikor Masih Berjibun Celah

SEJUMLAH celah masih ditemukan dalam Rancangan Undang-Undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (29/9) di Jakarta. Jadi, sejumlah penggiat gerakan antikorupsi berencana melakukan uji materi terhadap peraturan itu segera setelah resmi diundangkan.

Rapat Paripurna DPR di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Jakarta”Aturan ini menciptakan dualisme. Misalnya, Pasal 26 RUU yang menyatakan, komposisi dan jumlah hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ditentukan ketua pengadilan atau Ketua Mahkamah Agung (MA). Ketentuan ini dapat memunculkan ketidakpastian hukum,” ungkap praktisi hukum Bambang Widjojanto, Selasa (29/9) di Jakarta.

Komposisi dan jumlah hakim, kata Bambang, seharusnya tidak diubah, yaitu lima hakim dengan hakim ad hoc tiga orang. Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 19 Desember 2006 tak mengamanatkan perubahan komposisi itu. ”Kami mengajukan uji materi segera setelah RUU ini diundangkan,” tegasnya.

Sidang Paripurna DPR, Selasa, setuju mengesahkan RUU Pengadilan Tipikor sebagai UU. Ketua Panitia Khusus RUU Pengadilan Tipikor Dewi Asmara melaporkan, RUU dibuat sebagai tindak lanjut putusan MK yang memutuskan, dalam tiga tahun perlu dibuat dasar hukum bagi keberadaan Pengadilan Tipikor. Lanjutkan membaca ‘UU Tipikor Masih Berjibun Celah’

30
Sep
09

Membongkar Kedok Jaringan Iblis Liberal – Memuja akal

ALLAH Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia adalah sebagai makhluk yang penuh dengan kekurangan. Dalam semua sisi kehidupan, kekurangan yang melekat pada manusia ini menyebabkan kemampuan yang dimiliki menjadi sangat terbatas.

WOLF - SRIGALA IBLIS-01Salah satu keterbatasan manusia itu adalah kemampuan akalnya. Setiap manusia yang masih bersih fitrahnya akan mengakui hal ini. Akal manusia tidak akan mampu mengetahui hakikat sesuatu secara sempurna, terlebih bila hakikat itu meliputi berbagai permasalahan.

Fungsi akal manusia yang paling besar adalah untuk mengetahui hakikat kebenaran. Apa kebenaran sejati itu? Sekali lagi, bagi orang yang fitrahnya masih suci, akan mengakui bahwa hanya dengan akalnya, seorang manusia tidak akan mencapai kebenaran sejati. Ia akan mengakui untuk mengetahui kebenaran harus melalui bimbingan Penciptanya yaitu Allah.

Namun tidak demikian dengan orang-orang yang terlalu “percaya diri” dengan kemampuan akalnya. Orang-orang yang merupakan penerus dari paham Mu’tazilah ini merasa tidak butuh dengan bimbingan Allah untuk mengetahui kebenaran. Tidak cukup sampai di situ, bahkan dengan lancangnya mereka “mengobrak-abrik” syariat Allah yang menurut akal mereka bukan merupakan kebenaran.

Di Indonesia gerakan ini sudah berlangsung cukup lama, antara lain dipelopori oleh Nurcholis Madjid, Munawir Syadzali, Ahmad Wahib, Harun Nasution, dan lain-lain. Kini, para pengusung madzhab ini bergabung dalam sebuah “sindikat” bernama Jaringan Islam Liberal (JIL) yang dikomandani oleh Ulil Abshar Abdalla. Di wadah inilah, ide-ide gila mereka dikeluarkan secara lebih intens.

Ciri gagasan gila mereka adalah berisi gugatan (protes) terhadap syariat Allah yang menurut mereka tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan akal mereka Lanjutkan membaca ‘Membongkar Kedok Jaringan Iblis Liberal – Memuja akal’

26
Agu
09

Pengurus Masjid Boleh Tangkap Muslim Yang Minum Minuman Keras

MUSLIM sedang minum miras, bisa ditangkap pengurus masjid. Namun ini hanya erjadi di Malaysia. Kapan di Indonesi...??

MUSLIM sedang minum miras, bisa ditangkap pengurus masjid. Namun ini hanya erjadi di Malaysia. Kapan di Indonesi...??

OTORITAS agama Islam di wilayah Selangor, Malaysia memberikan wewenang bagi para pengurus masjid, mulai dari imam sampai muazin, untuk menangkap muslim yang kedapatan minum minuman keras di tempat umum. Kewenangan itu diberikan berdasarkan pasal 18 undang-undang Shari`ah Criminal Procedure Enactment tahun 2003 yang berlaku di Malaysia.

Dewan Eksekutif Selangor, Hasan Ali dalam keterangan pers di Masjid Shah Alam, Selasa (25/8) mengatakan, para pengurus masjid yang ditunjuk akan membantu kerja Dewan Agama Islam dan Departemen Agama Islam Selangor. Untuk pelaksanaanya di lapangan, para pengurus masjid tersebut akan diberikan pelatihan terlebih dulu.

Menurut Hasan, mereka yang tertangkap basah minum minuman keras di tempat umum, tidak serta merta ditangkap. Tapi akan diberikan surat peringatan atau dikenakan denda. Mereka yang mencoba melawan, akan diserahkan ke pihak kepolisian Lanjutkan membaca ‘Pengurus Masjid Boleh Tangkap Muslim Yang Minum Minuman Keras’

26
Agu
09

Komnas HAM tentang Terorisme: Polisi Melakukan Pelanggaran HAM Berat

DENSUS 88 saat mendobrak rumah seseorang yan dicurigai anggota teroris.

DENSUS 88 saat mendobrak rumah seseorang yan dicurigai anggota teroris.

DALAM diskusi yang diselenggarakan Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan di Jakarta siang tadi, anggota Komnas HAM, Dr. Saharuddin Daming menyatakan bahwa polisi dalam menangani kasus terorisme sudah melakukan pelanggaran HAM berat.

“Kasus-kasus terorisme yang terjadi mulai dari Jatiasih, Temanggung, dan penangkapan terhadap dai Jamaah Tabligh yang dilakukan polisi, sudah tergolong pelanggaran HAM berat. Terlebih lagi soal stigma negatif terhadap orang berjubah, jenggot, dan dakwah,” ujar anggota komnas HAM ini tegas.

Ia menambahkan, phobia pasca suatu peristiwa yang tidak mengenakkan seperti peledakan bom bisa dianggap wajar. Tapi, jika phobia direkayasa sehingga orang banyak menjadi ikut phobia, ini merupakan pelanggaran hak azazi manusia. Lanjutkan membaca ‘Komnas HAM tentang Terorisme: Polisi Melakukan Pelanggaran HAM Berat’




PENGUNJUNG KE-

  • 213,940 hits

Arsip

Oktober 2017
S S R K J S M
« Nov    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya